SMP Negeri I Sumber Sudah Menerima Program MBG, Ada Jenis Menu Berharap Diganti

IBInews.co.id
REMBANG – JAWA TENGAH //— Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah-sekolah di Indonesia, berdasarkan laporan akhir 2025 hingga awal 2026, menunjukkan dampak positif signifikan: meningkatkan konsentrasi belajar, kehadiran siswa, serta perbaikan gizi. Program ini menciptakan suasana sosial hangat, mengajarkan disiplin antre, dan meringankan beban ekonomi orang tua.

Seperti halnya SMP Negeri 1 Sumber, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang, menerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejak 13 oktober 2025. Pihak sekolah sangat berterima kasih kepada pemerintah dalam hal ini Presiden Prabowo yang merealisasikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Serta Badan Gizi Nasional (BGN) bertindak selaku penyelenggara utama, perumus kebijakan, dan pengawas teknis dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia.
Serta tidak lupa dan senantiasa bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala/Tuhan Yang Maha Esa.
Rabu (4/2/2026)

Sunarti seorang guru juga ditugasi menerima dan mengecek Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ketika tiba di sekolah. Saat diwawancara awak media IBI News, Menjelaskan; selama 5 bulan Program MBG diterima sekolah SMP Negeri I Sumber tidak ada kendala, maupun tidak ada kejadian yang tidak diharapkan. Ini merupakan harapan pihak sekolah serta wali/orang tua murid.

“Di samping menu sudah cocok atau disukai anak-anak peserta didik, juga sudah enak dan pasti sudah sesuai standar dengan ahli gizi di setiap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Masakan tidak terlalu asin dan tidak banyak bumbu masak, kita semua tahu bumbu masak yang kemasan mengandung kimia, itu sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh, jika penggunaannya berlebihan,” terangnya.

Selanjutnya, pihak sekolah berharap, jenis menu masakan MBG yang tidak disuka anak-anak peserta didik, sangat perlu diganti. Mengingat jenis menu yang tidak disuka pada akhirnya tersisa dan mubadir.

“Anak-anak peserta didik sudah merasakan menu MBG dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yang berlokasi di pusat wilayah Pemerintahan Kecamatan Sumber, jarak dengan sekolah kita kurang lebih satu kilometer. Secara keseluruhan menu MBG sudah standar dari BGN, akan tetapi ada jenis menu menurut kami lebih baik diganti (jasuke dan dimsum) karena kedua jenis makanan itu anak-anak peserta didik tidak suka,” imbuhnya.

Di ruangannya Jasmani selaku Kepala Sekolah menegaskan; “Sejak oktober 2025 Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan aman, lancar dan tidak ada kendala apapun. Saya mewakili pihak sekolah bersyukur dan berterima kasih kepada Presiden Prabowo, Badan Gizi Nasional (BGN) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selaku dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Tidak henti-hentinya bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala Tuhan Yang Maha Esa”.

Ke depan harapan dari pihak sekolah, semoga Program Makan Bergizi Gratis (MBG) senantiasa berjalan lancar serta tidak ada kendala apapun yang tidak diharapkan.

(Yudhi)
Redaksi

Komentar