Pati Geger! Ribuan Warga Kepung Pendopo Kabupaten Pati, Tuntut Sudewo Lengser Meski Kebijakan Kontroversial Sudah Dibatalkan

IBInews.co.id //

PATI. //Jateng-Ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu memadati halaman Alun-Alun depan pendopo Kabupaten Pati, menuntut Bupati Sudewo untuk mundur dari jabatannya. Aksi ini terjadi meskipun dua kebijakan kontroversial yang sempat memicu polemik—kenaikan pajak dan perubahan hari sekolah menjadi lima hari—telah resmi dibatalkan oleh pemerintah daerah.
Rabu,13 Agustus 2025
Aksi massa mulai berdatangan sejak pagi hari, membawa spanduk, poster, dan pengeras suara. Mereka menyuarakan kekecewaan terhadap gaya kepemimpinan Sudewo yang dinilai arogan dan sering mengambil keputusan sepihak tanpa mendengar aspirasi masyarakat.

“Kami tidak lagi percaya pada Sudewo”. Meski dia membatalkan kebijakan, ini bukan hanya soal pajak atau sekolah. Ini soal kepemimpinan yang tidak berpihak pada rakyat,” kata Husen, salah satu korlap aksi, di tengah kerumunan massa.

Kebijakan Viral yang Menuai Kecaman
Sebelumnya, Bupati H.Sudewo sempat menjadi sorotan publik yang dianggap menantang rakyat melalui media sosial.” Unggahan tersebut viral dan memicu berbagai reaksi, mulai dari dukungan hingga kemarahan.
Undangan tersebut justru dijawab oleh massa dengan menggelar aksi besar-besaran. “Kami datang memenuhi undangan Sudewo. Inilah aspirasi rakyat Pati,” teriak salah satu orator di tengah orasi.

Pembatalan Tak Redakan Tuntutan
Meski Bupati Sudewo secara resmi mengumumkan pembatalan kenaikan pajak daerah dan mengembalikan sistem sekolah menjadi enam hari dalam sepekan, hal ini dinilai masyarakat sebagai langkah terlambat dan reaktif.

“Kalau tidak ada tekanan, kebijakan itu pasti tetap jalan,” ujar seseorang , yang ikut dalam aksi tersebut.

○Pengamanan Diperketat, Situasi Pihak kepolisian mengerahkan ratusan personel untuk mengamankan aksi yang diperkirakan melibatkan lebih dari 50.000 orang lebih. Hingga berita ini diturunkan, aksi masih berlangsung sempat terjadi ketegangan saat massa mencoba masuk lebih dekat ke pendopo.
Pihak Pemkab dan Bupati Sudewo belum memberikan pernyataan pernyataan resmi dalam aksi ini pintu gerbang tertutup sempat terjadi dorong mendorong,Pintu gerbang dijaga ketat oleh keamanan.

Red/Tio

Komentar