PRINGSEWU -investigasibhayangkara,com.
Para KWT / kelompok Wanita Tani Tuwuh asri pekon pujiharjo Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu Pembuatan kompos yg bahan-Bahannya dari kotoran sapi, sekam, dan M4. Dihadiri oleh PPL ,ibu Riska SP. KWT Tuwuh Asri berdiri sejak 9 Agustus 2017. Dengan ketua kelompok Mariyati. Anggota ada 63 Orang .
.
selain mengelola tanaman juga dan juga Limbah ternak berupa kotoran sapi dan limbah tanam sekam padi tersedia melimpah. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pembuatan pupuk organik kotoran sapi dan limbah tanaman dan mengkonversi dosis pupuk organik menggantikan pupuk organik.
Kegiatan itu dapat mengubah pengetahuan kognitif petani dan memotivasi petani dalam memanfaatkan limbah ternak kotoran sapi dan limbah tanaman sekam padi menjadi pupuk organik yang dapat digunakan untuk pupuk tanaman. Meningkatnya motovasi petani itu didorong oleh informasi dan diskusi tentang prosedur yang jelas membuat pupuk organik, proses pembuatan yang lebih singkat, dan manfaat pupuk organik dalam menggantikan pupuk anorganik
Saat Media Investigasi Bhayangkara Indonesia Menemui Kepala Pekon Pujiharjo Rasimin Di Lokasi Jumat.(12/7/2024). Mengatakan Kompos adalah bahan-bahan organik (sampah organik) yang telah mengalami proses pelapukan karena adanya interaksi antara mikroorganisme (bakteri pembusuk ) yang bekerja di dalamnya. Kotoran sapi merupakan salah satu bahan yang mempunyai potensi untuk dijadikan kompos. Kotoran sapi mengandung unsur hara antara lain nitrogen 0,33%, fosfor 0,11%, kalium 0,13%, kalsium 0,26%. Pupuk kompos merupakan bahan pembenah tanah yang paling baik dan alami daripada bahan pembenah buatan/sintetis. Pada umumnya pupuk organik mengandung hara makro N,P,K rendah, tetapi mengandung hara mikro dalam jumlah cukup yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan tanaman.” ucapnya .(pon)











Komentar