Risma Ardhi Chandra Resmi Menjabat Plt Bupati Pati, Taj Yasin Tegaskan Pemerintahan Harus Tetap Berjalan

Pati — Wakil Bupati Pati Risma Ardhi Chandra resmi ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin). Penunjukan tersebut dilakukan menyusul Bupati Pati sebelumnya, Sudewo, yang berhalangan sementara karena menjalani proses hukum.

Penunjukan Plt Bupati dilakukan dalam prosesi resmi di Pendopo Kabupaten Pati, Rabu (21/1/2026). Taj Yasin menegaskan bahwa langkah tersebut bersifat administratif dan konstitusional untuk memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Pati tetap berjalan normal.

“Penunjukan Plt Bupati ini dilakukan agar pemerintahan tetap berjalan, pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu, dan stabilitas daerah tetap terjaga,” ujar Taj Yasin Maimoen.

Fokus Stabilitas Daerah dan Penanganan Bencana

Dalam konferensi pers usai penunjukan, Risma Ardhi Chandra menyampaikan bahwa Kabupaten Pati saat ini berada dalam kondisi yang membutuhkan kerja ekstra dari seluruh jajaran pemerintahan. Ia mengaku telah mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk membantu transisi kepemimpinan.

“Alhamdulillah, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mengirimkan beberapa staf untuk mendukung kami. Situasi di Kabupaten Pati memang cukup berat, dan amanah ini akan saya jalankan sebaik-baiknya,” kata Risma, Rabu (21/1).

Risma menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah daerah saat ini adalah penanganan bencana banjir, khususnya di wilayah Kecamatan Dukuhseti dan sekitarnya. Ia mengaku masih turun langsung ke lapangan bersama jajaran pemerintah daerah hingga sore hari untuk memastikan penanganan berjalan maksimal.

Pengisian Perangkat Desa dan Komitmen Integritas

Menanggapi isu rencana pengisian jabatan perangkat desa yang sebelumnya dijadwalkan, Risma Ardhi Chandra menyatakan bahwa belum ada pembahasan lanjutan terkait agenda tersebut. Menurutnya, seluruh proses pengisian perangkat desa ke depan harus dilaksanakan secara jujur, transparan, dan dapat diawasi publik.

“Pengisian perangkat desa harus dilakukan secara terbuka dan sejujur-jujurnya, serta dapat diawasi oleh masyarakat,” tegasnya.

Sebagai Plt Bupati, Risma juga menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas pemerintahan, memperbaiki komunikasi dengan DPRD, serta memastikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bekerja secara akuntabel.

Sementara itu, Taj Yasin dalam arahannya juga menekankan pentingnya netralitas birokrasi, menjaga kondusivitas masyarakat, serta membangun sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat selama masa transisi kepemimpinan di Kabupaten Pati. (HRD)

Komentar