Parjo Resmi Gelar Soft Opening, Awali dengan Doa Bersama dan Santunan 40 Anak Yatim

SEMARANG – Mengawali operasional hari pertamanya, Parjo yang berlokasi di Jalan Jolotundo Raya, Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, menggelar kegiatan syukuran, doa bersama, dan santunan kepada anak yatim piatu, Kamis.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian soft opening yang diisi dengan pembacaan doa bersama dipimpin oleh Ustadz Abdulrohman Wagiman. Sebanyak 40 anak yatim dari Panti Asuhan Nur Hidayah Semarang turut hadir dalam kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur.

Selain doa bersama, acara juga diisi dengan tumpengan nasi kuning sebagai ungkapan syukur atas dimulainya operasional Parjo, sekaligus penyerahan santunan kepada anak-anak yatim.

Pemilik Parjo, Andrew Cahyo Junior, mengatakan bahwa kegiatan sosial tersebut sengaja dipilih sebagai pembuka usaha dengan harapan membawa keberkahan serta memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

“Hari ini merupakan hari pertama soft opening Parjo yang dibuka untuk umum. Kami mengawalinya dengan syukuran, mengundang anak-anak yatim bersama Ustadz Abdulrohman Wagiman untuk berdoa bersama. Kami juga mengadakan tumpengan dan memberikan santunan kepada mereka,” ujar Andrew, kamis (2/7).

Ia menjelaskan, Parjo di Jalan Jolotundo Raya merupakan cabang keempat di Kota Semarang. Sebelumnya, tiga cabang lainnya telah beroperasi di wilayah Tembalang dan Banyumanik, sehingga lokasi di Gayamsari menjadi cabang pertama yang hadir di kawasan Semarang bagian bawah.

Andrew berharap kehadiran Parjo tidak hanya menjadi tempat usaha, tetapi juga dapat menjalin hubungan baik dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kepedulian terhadap sesama.

Berdasarkan informasi yang disampaikan penyelenggara, anak-anak yatim yang menerima santunan berasal dari Panti Asuhan Nur Hidayah Semarang, yang beralamat di Jalan Dempel Lor Raya Gang Tj., RT 006/RW 023, Kelurahan Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan ditutup dengan doa bersama.

Komentar