IBInews.co.id,
REMBANG, JAWA TENGAH – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DinsosPPKB) Kabupaten Rembang menggelar Penguatan Kerja Sama Antar Lembaga Penyedia Layanan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Aula DinsosPPKB, Senin, (14/9/2026).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Rembang H. Mochamad Hanies Cholil Barro’. Dalam sambutannya, Wabup menegaskan bahwa perlindungan dan pemberdayaan perempuan serta anak merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya satu institusi.
“Perlindungan dan pemberdayaan perempuan serta anak bukan pekerjaan satu institusi, melainkan tanggung jawab bersama,” katanya.
Wabup Hanies menekankan pentingnya kolaborasi, komunikasi, dan sinergi lintas lembaga agar pelayanan dapat diberikan secara cepat dan optimal.
“Dibutuhkan kolaborasi, komunikasi, dan sinergi lintas lembaga agar pelayanan dapat diberikan secara cepat dan optimal,” ungkapnya.
Berdasarkan data layanan DinsosPPKB, tercatat 11 kasus kekerasan terhadap perempuan dan 27 kasus terhadap anak. Dari 27 kasus pada anak, sebanyak 25 kasus membutuhkan perhatian dan penanganan khusus.
“Data ini menjadi pengingat bahwa pencegahan, penanganan, hingga pemulihan harus terus diperkuat dan dilakukan secara terpadu,” tandasnya.
Untuk memperkuat layanan, Wabup meminta Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) menjadi simpul utama.
“UPTD PPA harus menjadi simpul layanan yang menghubungkan korban dengan layanan kesehatan, pendampingan hukum, perlindungan, hingga pemulihan,” katanya.
Lebih lanjut, Wabup mengajak seluruh pemangku kepentingan mengubah pola kerja dari sektoral menjadi terpadu dan dari reaktif menjadi preventif.
“Ketika perempuan atau anak membutuhkan pertolongan, mereka tidak boleh bingung harus mencari ke mana. Semua unsur harus hadir dan bekerja dalam satu sistem,” pungkasnya.
Melalui penguatan jejaring ini, diharapkan seluruh stakeholder semakin solid dalam menjalankan perannya, sehingga terwujud lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung perempuan serta tumbuh kembang anak di Kabupaten Rembang.
Yudhi Redaksi











Komentar