Purbalingga – Polres Purbalingga menggelar pelatihan pemadaman kebakaran bagi personel Polri dan kelompok masyarakat, Senin (22/6/2026). Kegiatan diikuti Senkom Mitra Polri, Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM), Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPPP), kelompok sadar kamtibmas, serta karyawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari.
Pelatihan menghadirkan narasumber dari Kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Purbalingga. Materi disampaikan melalui teori dan praktik secara langsung pemadaman api.
Kabag Operasi Polres Purbalingga Kompol Tri Arjo Irianto dalam sambutannya menegaskan pentingnya pelatihan kebakaran bagi personel maupun masyarakat. Tujuannya agar anggota Polri atau kelompok masyarakat bisa membantu saat ada kebakaran.
“Dengan pelatihan ini diharapkan personel Polri maupun masyarakat bisa memberikan bantuan apabila terjadi kebakaran,” ujarnya.
Ia menambahkan, peserta diharapkan mengikuti kegiatan dengan baik agar ilmu yang disampaikan bisa diserap. Sehingga saat ada peristiwa kebakaran, baik anggota maupun kelompok masyarakat bisa melakukan perbantuan.
Petugas Damkar Purbalingga, Teguh, saat memberikan materi menjelaskan arti kebakaran yaitu peristiwa yang disebabkan oleh api, baik besar maupun kecil disengaja maupun tidak, tidak terkendali dan dapat menimbulkan kerugian.
Dijelaskan bahwa kebakaran memiliki beberapa kelas, yakni kelas A yaitu api berasal dari bahan padat, kelas B api berasal dari benda cair, kelas C api berasal dari listrik, dan kelas D api berasal dari bahan dasar logam.
Selain itu, peserta dikenalkan berbagai alat pemadam api, mulai dari cara tradisional menggunakan karung dan ember, hingga penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
Dalam sesi praktik, peserta mencoba memadamkan api pada simulasi kebocoran tabung gas, kebakaran peralatan masak, hingga api yang membesar. Satu per satu peserta diberi kesempatan melakukan pemadaman sesuai arahan instruktur.
(Hms)







Komentar