Perkuat Organisasi dan Ekonomi Anggota, Ini Harapan Ketua Umum PWDPI untuk Jateng

JAWA TENGAH — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (DPP PWDPI), Muhammad Nurullah Roni Salim, yang dikenal sebagai Muhammad Nurullah RS, menyampaikan harapan agar jajaran pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PWDPI di Jawa Tengah dapat menjalankan program organisasi setelah pelantikan.

Muhammad Nurullah mengapresiasi para pengurus yang telah dilantik pada hari ini, rabu (14/10/2026) digedung Wisma Perdamaian, Kota Semarang. Ia berharap kepengurusan di Jawa Tengah mampu mendukung program kerja yang telah ditetapkan oleh pengurus pusat.

Salah satu program yang disampaikannya adalah target 1.000 wartawan mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Menurutnya, jajaran PWDPI di Jawa Tengah diharapkan ikut berkontribusi dalam mendorong peningkatan kompetensi dan profesionalisme wartawan.

Selain penguatan kompetensi, PWDPI juga mendorong pengembangan jaringan ekonomi organisasi melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta koperasi.

Muhammad Nurullah menyebut dua program yang dikembangkan oleh organisasi, yakni UMKM Merah Putih PWDPI dan Koperasi Gemilang Emas Nusantara Indonesia. Ia berharap jajaran PWDPI Jawa Tengah dapat mengembangkan program tersebut dengan membentuk kepengurusan yang menangani UMKM dan koperasi sesuai kebutuhan serta ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, pengembangan sektor ekonomi diharapkan dapat membuka peluang usaha bagi anggota sekaligus memperkuat kemandirian organisasi.

Tekankan Profesionalisme dan Kode Etik Jurnalistik

Di bidang jurnalistik, Muhammad Nurullah mengingatkan para anggota agar menjaga nama baik organisasi dan kehormatan profesi wartawan.

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan tugas jurnalistik harus mengacu pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik.

“Jangan sampai menyimpang dari jalur. Profesi wartawan merupakan profesi yang mulia sehingga harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, berpegang pada undang-undang dan kode etik jurnalistik,” pesannya.

Ia juga mengingatkan agar profesi wartawan tidak dijalankan semata-mata untuk kepentingan pribadi, tetapi harus disertai kompetensi, integritas, dan tanggung jawab kepada masyarakat.

Menurutnya, profesionalisme menjadi hal penting agar wartawan dapat menjalankan fungsi pers secara bertanggung jawab, termasuk dalam mencari, mengolah, memverifikasi, dan menyampaikan informasi kepada publik.

Muhammad Nurullah berharap DPW PWDPI Jawa Tengah beserta seluruh DPC dapat menjaga soliditas organisasi dan menjalankan program kerja secara konsisten setelah pelantikan.

Melalui penguatan kompetensi wartawan dan pengembangan program ekonomi, PWDPI berharap dapat membangun organisasi yang lebih profesional serta memberikan manfaat bagi anggota dan masyarakat. (Hd)

Komentar