Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H: Ribuan Jamaah Padati Masjid Fathul Hidayah Ngadem Rembang

IBInews.co.id,

REMBANG, JAWA TENGAH – Ribuan jamaah memadati Masjid Fathul Hidayah Desa Ngadem, Kecamatan Rembang Kabupaten Rembang, dalam rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, pada Sabtu malam (12/9/2026).

Acara yang diselenggarakan oleh Takmir Masjid Fathul Hidayah bersama Pemerintah Desa Ngadem tersebut dihadiri oleh jajaran Pemerintahan Desa Ngadem, tokoh masyarakat, jamaah masjid, serta masyarakat dari desa lain di sekitar Desa Ngadem. Suasana khidmat dan penuh sholawat mengiringi jalannya acara sejak awal.

Ketua Panitia, Jumali dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu.

“Atas nama panitia kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Desa Ngadem yang telah ikut serta membantu mensukseskan pengajian Maulid Nabi ini. Kami juga mohon maaf apabila dalam penyambutan dan pelayanan masih banyak kekurangan,” ujar Jumali.

Untuk mengisi siraman rohani, panitia menghadirkan penceramah KH Mustaghfirin Siroj dari Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak umat Islam untuk menjadikan Maulid Nabi sebagai momentum untuk meningkatkan kecintaan dan meneladani akhlak Rasulullah SAW

“Memperingati Maulid Nabi bukan hanya sekedar seremonial. Tetapi yang paling penting adalah sejauh mana kita meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari,” tegas KH Mustaghfirin.

Lebih lanjut, beliau menyampaikan ada tiga amalan utama agar umat Islam mendapatkan syafaat dari Nabi Muhammad SAW di hari kiamat nanti.

“Yang pertama, perbanyaklah senang membaca sholawat. Karena orang yang paling dekat dengan Nabi nanti adalah orang yang paling banyak sholawatnya.

Yang kedua, tiru akhlak Nabi Muhammad SAW. Sholawat tanpa akhlak itu hampa. Nabi itu jujur, amanah,sabar penyayang, dan tidak pernah menyakiti orang lain.

Yang ketiga perbanyak shodaqoh, khususnya di bulan kelahiran Nabi ini.Karena shodaqoh adalah bukti nyata dari cinta kita kepada Nabi,” jelas beliau.

KH Mustaghfirin juga berpesan agar momentum bulan Rabiul Awal ini dijadikan waktu untuk mempererat tali silaturahmi, saling tolong-menolong, dan memperbanyak amal ibadah.

Acara peringatan Maulid Nabi ini ditutup sholawat bersama dan doa yang dipimpin langsung oleh KH Mustaghfirin Siroj. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, kecintaan warga Desa Ngadem kepada Nabi Muhammad SAW semakin bertambah dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.

Yudhi Redaksi

Komentar