Purworejo — Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Dewi, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Senin (20/10/2025). Sebuah mobil berpelat nomor MBG tertabrak kereta api yang melintas dari arah timur.
Akibat benturan keras, mobil tersebut terpental hingga masuk ke saluran air di sisi rel. Warga sekitar yang mengetahui kejadian langsung berupaya melakukan evakuasi terhadap dua penumpang di dalam mobil.
Salah seorang saksi mata, Wawan menyebut, tabrakan terjadi karena mobil diduga tidak menyadari datangnya kereta.
“Ya, ke dorong kereta itu. Jadi kemungkinan kereta dari timur terus menabrak mobilnya, mobilnya terlempar ke arah barat-utara dari rel,” ujar Wawan.
Kapolsek Bayan AKP Tulus Priyanto membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, perlintasan tempat kejadian memang tidak memiliki palang pintu maupun petugas penjaga.
“Benar, kecelakaan antara mobil dan kereta api terjadi di perlintasan tanpa palang pintu. Mobil jenis minibus MBG tertabrak kereta dari arah timur menuju barat. Dari hasil pemeriksaan sementara, satu korban meninggal dunia di lokasi dan satu lainnya mengalami luka berat,” jelas AKP Tulus Priyanto saat dikonfirmasi, senin (20/10).
Ia menambahkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
“Kami imbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas di perlintasan sebidang tanpa palang pintu. Pastikan aman sebelum menyeberang karena jalur tersebut aktif dilewati kereta,” tambahnya.
Dua korban langsung dievakuasi ke RS Palang Biru Kutoharjo. Sementara bangkai mobil yang ringsek parah telah diamankan dari lokasi kejadian untuk pemeriksaan lebih lanjut.








Komentar