Ibinews.co.id, – Jakarta tidak bisa terus bergantung pada Bantargebang. Kota ini membutuhkan sistem yang mampu mengolah, mengurangi, dan mengubah sampah secara signifikan.
PSEL membuka jalan ke arah itu, mengubah krisis menjadi peluang, dan beban menjadi energi. Sebuah langkah penting agar Jakarta tidak hanya bertahan menghadapi tekanan, tetapi juga mampu bertransformasi menuju kota yang lebih bersih, lebih sehat, dan lebih berkelanjutan.
Namun, perubahan itu tidak terjadi dalam semalam. PSEL membutuhkan waktu untuk dibangun dan dipersiapkan, dengan estimasi operasional dalam dua hingga tiga tahun ke depan. Artinya, dalam masa transisi ini, Jakarta tetap harus menghadapi realitas beban sampah yang ada hari ini.
Di sinilah peran masyarakat menjadi sangat penting. Pengelolaan sampah tidak bisa hanya bertumpu pada teknologi dan infrastruktur di hilir. Upaya dari hulu, mulai dari rumah tangga menjadi kunci. Memilah sampah, mengurangi timbulan, dan mengelola sampah organik secara mandiri adalah langkah sederhana, tetapi berdampak besar.
Karena pada akhirnya, persoalan sampah adalah tanggung jawab bersama. PSEL akan menjadi bagian dari solusi, tetapi keberhasilannya sangat ditentukan oleh perubahan perilaku di tingkat masyarakat.
Dari rumah, dari hal kecil, dari kesadaran bersama, penanganan sampah dapat berjalan dari hulu ke hilir. Dan dari situlah, masa depan Jakarta yang lebih bersih benar-benar bisa dimulai.




Komentar