Cegah Penyalahgunaan Narkotika, Polda Jateng Gelar Operasi Gabungan di Sejumlah Tempat Hiburan Malam Semarang

Kota Semarang – Polda Jawa Tengah bersama sejumlah instansi terkait melaksanakan operasi gabungan pemeriksaan narkotika di sejumlah tempat hiburan malam di Kota Semarang, Senin (19/10/2026) malam. Kegiatan ini merupakan upaya preventif untuk mencegah penyalahgunaan sekaligus memutus mata rantai peredaran narkotika melalui sinergi lintas instansi.

Dalam keterangannya, Dirresnarkoba Polda Jawa Tengah Kombespol. Yos Guntur menegaskan bahwa pencegahan dan pemberantasan narkotika harus dilakukan secara konsisten melalui pengawasan, penindakan, serta keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Ia juga mengimbau pengelola tempat hiburan malam agar memastikan lingkungan usahanya tidak disalahgunakan sebagai tempat transaksi maupun konsumsi narkotika, serta mengajak karyawan dan pengunjung untuk segera melaporkan setiap aktivitas yang terindikasi berkaitan dengan narkoba.

“Kami tegaskan bahwa tempat hiburan malam jangan sampai menjadi ruang bagi penyalahgunaan maupun peredaran narkoba. Karena itu, kami mengimbau pengelola, karyawan, dan pengunjung untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga lingkungan masing-masing, serta segera menyampaikan informasi kepada petugas apabila menemukan indikasi penyalahgunaan atau peredaran narkotika” tegasnya.

Operasi gabungan tersebut melibatkan Ditresnarkoba Polda Jateng, Satresnarkoba Polrestabes Semarang, BNN Provinsi Jawa Tengah, Denpom TNI, Bidpropam, dan Biddokkes Polda Jateng. Kegiatan diawali dengan apel gabungan di Mapolrestabes Semarang yang dipimpin Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Jateng, AKBP Andis Arfan Tofani, S.H., M.H., serta dihadiri Kasat Resnarkoba Polrestabes Semarang.

Sekitar 55 personel gabungan dari Ditresnarkoba Polda Jateng dan Satresnarkoba Polrestabes Semarang, termasuk personel Polwan, diterjunkan dalam kegiatan tersebut. Sasaran operasi meliputi sejumlah tempat hiburan malam di kawasan Kota Lama dan Jalan Imam Bonjol, Kota Semarang, dengan pemeriksaan terhadap pengunjung serta staf tempat hiburan malam.

Usai kegiatan, AKBP Andis Arfan Tofani menjelaskan bahwa operasi gabungan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan pencegahan, pengawasan, dan penanggulangan penyalahgunaan serta peredaran narkotika di Jawa Tengah.

“Pada malam ini, kami dari Ditresnarkoba Polda Jateng bersama Satresnarkoba Polrestabes Semarang, BNNP Jawa Tengah, Bidpropam, Denpom, dan Biddokkes Polda Jateng melaksanakan operasi gabungan pemeriksaan narkotika di wilayah Kota Semarang. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan, pengawasan, dan penanggulangan penyalahgunaan serta peredaran narkoba yang telah rutin kami laksanakan sejak 17 Oktober lalu,” jelas AKBP Andis.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga merupakan tindak lanjut dari perintah dan arahan Kapolri serta Kapolda Jawa Tengah dalam memperkuat upaya pemberantasan narkotika. Pemeriksaan dilakukan di sejumlah tempat hiburan malam dengan harapan dapat mencegah penyalahgunaan narkotika sekaligus mempersempit ruang gerak peredarannya.

“Adapun sasaran kegiatan malam ini adalah sejumlah tempat hiburan malam di Kota Semarang. Kami melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung maupun staf tempat hiburan malam sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan serta peredaran narkotika. Langkah ini kami laksanakan bersama instansi terkait sebagai wujud komitmen dan sinergitas dalam pemberantasan narkoba di Jawa Tengah,” ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan yang dilaksanakan malam itu, petugas tidak menemukan aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan pengunjung dan pegawai tempat hiburan malam yang menjadi sasaran operasi.

Menanggapi kegiatan tersebut, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Yuliyanto menegaskan bahwa pemberantasan narkotika membutuhkan konsistensi upaya pencegahan dan penegakan hukum yang didukung sinergi seluruh elemen terkait. Menurutnya, operasi gabungan tidak hanya menjadi langkah pengawasan, tetapi juga bagian dari komitmen Polri bersama instansi terkait untuk melindungi masyarakat dari bahaya narkotika.

“Polda Jawa Tengah akan terus memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika melalui langkah-langkah yang terukur, profesional, dan bersinergi dengan instansi terkait. Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan informasi mengenai dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba kepada kepolisian atau BNN, karena partisipasi masyarakat sangat penting dalam mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari narkotika,” tutup Kombes Pol. Yuliyanto. (Hd)

Komentar