IBInews.co.id,
REMBANG, JAWA TENGAH — Pemerintah Kabupaten Rembang terus melakukan terobosan pelayanan publik hingga tingkat desa. Wakil Bupati Rembang H. Mochamad Hanies Cholil Barro’ atau Gus Hanies, Selasa (27/10/2026), resmi meluncurkan integrasi 6 layanan dasar prioritas di Desa Kunir, Kecamatan Sulang.
Peluncuran ini menjadi wujud kehadiran negara lebih dekat kepada masyarakat. Dengan konsep jemput bola, warga tidak perlu lagi terbebani birokrasi dan jarak untuk mendapatkan layanan dasar.
Enam layanan yang diintegrasikan meliputi:
- Layanan Kesehatan: Cek kesehatan gratis dan dokter spesialis keliling.
- Layanan Pendidikan: Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS).
- Layanan Ketenagakerjaan: Program Naker Bisa.
- Layanan UMKM: Pendampingan dan pengembangan usaha.
- Layanan Adminduk: Jemput bola perekaman KTP Elektronik.
- Layanan Sosial: Perhatian khusus untuk penyandang disabilitas dan lansia.
Saat dikonfirmasi awak media via sambungan telepon Apl WhatsApp, Gus Hanies mengungkapkan layanan kesehatan menjadi yang paling diminati.

“Layanan kesehatan, Mas. Apalagi bukan hanya dokter umum saja, tetapi ada tiga spesialisnya, yakni penyakit dalam, kandungan, dan anak. Paling banyak dituju dan diminati,” ungkapnya.
Kehadiran tiga dokter spesialis di desa memungkinkan warga mendapat pemeriksaan spesialistik tanpa harus ke rumah sakit. Selain itu, penanganan ATS memastikan tidak ada anak tertinggal pendidikan, sementara Program Naker Bisa dan layanan UMKM disiapkan untuk penguatan ekonomi keluarga.
Untuk adminduk, perekaman KTP langsung di desa sangat membantu lansia dan disabilitas yang terkendala mobilitas.
Gus Hanies menegaskan keenam layanan ini tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling melengkapi agar pelayanan lebih efektif dan berdampak nyata.
Peluncuran di Desa Kunir diharapkan menjadi model percontohan pelayanan terpadu yang akan direplikasi ke desa-desa lain di Kabupaten Rembang.
Jurnalis: YUDHI
Editor: Redaksi IBInews











Komentar