Dahaga Prestasi Bangsa, Pangdam II/Swj dan ribuan Warga Nobar Final AFC-U23

SUM-SEL88 Dilihat

IBInews.co.id-Palembang-Kepedulian Pangdam II/Swj Mayjen TNI M. Naudi Nurdika terhadap kedahagaan masyarakat terhadap prestasi bangsa diwujudkan dengan menggelar Nobar Final perebutan Juara ke-3 dan lolos olimpiade Paris 2024 antara Indonesia vs Irak bersama dengan ribuan warga Palembang.

Hal tersebut disampaikan Kapendam II/Sriwijaya, Kolonel Arh Saptarendra P, S.T , M.M, dalam rilisnya, Palembang, Sumsel, Kamis (02/05/2024).

Kapendam ungkapkan, acara Nobar Timnas Garuda U-23 yang digelar Pangdam II/Swj merupakan kedua kalinya di Lapangan Apel Makodam II/Swj bersama anggota dan masyarakat sekitar.

“Tadi malam (Kamis, 02/05/2024), merupakan Nobar yang kedua kalinya. Setelah sebelumnya menyaksikan Semifinal antara Indonesia vs Uzbeksitan. Malam ini sungguh luar biasa, ribuan warga sekitar Palembang datang dan Nobar sampai dengan pertandingan berakhir,”ujar Sapta.

Selain Kasdam II/Swj, lanjutnya, juga hadir Irdam, Kapok Sahli Pangdam II/Swj, serta para pejabat teras Kodam II/Swj yang berada di Palembang.

“Ibarat seloka, tontonan pertandingan ini untuk mempupus dahaga masyarakat atas prestasi bangsa Indonesia di kancah Internasional, khususnya sepak bola,”kata lulusan Akmil 1996 itu.

“Memang harapan untuk jadi juara II AFC U-23 dan lolos langsung ke Olimpiade Paris 2024 kita belum terwujud, karena kita dikalahkan oleh Irak secara terhormat,”imbuhnya.

Dan jujur , lanjut Sapta, kita sangat kehilangan poros halang Rizky Ridho ..tapi semua itu sangat luar biasa pemain dan pelatih telah berupaya maksimal, profesional dan bertanding secara ksatria..

“Mari dukung lagi, ketika Timnas garuda kita lawan Guenia dalam playoff olimpiade tanggal 9 Mei nanti, semoga torehan lolos ke Perancis dapat menjadi sejarah baru bangsa,’kata Sapta penuh harap.

“Dan patut diingat..saat Nobar tadi malam, ribuan penonton berdiri dan menyanyikan lagu Indonesia ..Sepakbola kita telah menggelorakan kecintaan terhadap tanah air,”tambah dia menutup rilisnya.

Reporter:Salim

Pendam II/Sriwijaya Palembang

Komentar